| General Info | Blog | Gallery | Reservation |
• Tema : Gaya Hidup dan Arsitektur,
• Foto harus menampilkan arsitektur yang berkaitan dengan gaya hidup tertentu
• Terbuka untuk umum
• Foto milik pribadi dan belum pernah dipublikasikan maupun dilombakan
• Menggunakan kamera analog/digital
• Olah digital yang diperbolehkan sebatas burning, dodging, sharpening, dan cropping
• Foto paling lambat diterima hari Senin, 16 April 2007
• Biaya pendaftaran Rp. 40.000, dapat dibayarkan secara langsung atau ditransfer ke rekening panitia
• Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara :
- langsung di sekretariat lomba
- mengirimkan karya beserta bukti transfer ke sekretariat panitia (bagi yang menggunakan atm, bukti transfer sebaiknya dikopi, mengingat tintanya mudah hilang, akan tetapi yang asliny juga harus diikutkan dengan karyanya)
• Syarat pengumpulan foto :
- max 5 foto
- ukuran 8R (20x25)cm
- tanpa alas
- di balik foto ditempel kertas berisi nama, alamat, no. telp, alamat e-mail, judul dan keterangan foto (caption)
• Seluruh foto yang diserahkan tidak akan dikembalikan dan dapat dipergunakan untuk kepentingan panitia (akan dikonfirmasikan kepada pemilik foto)
• Seluruh pemenang hanya diminta untuk memperlihatkan negatif film atau file digital asli foto, kemudian dikembalikan
• Penjurian dilakukan secara tertutup pada tanggal 17 April 2007 di Gedung Labtek IXB Departemen Arsitektur ITB
• Dewan juri terdiri dari :
- Arbain Rambey (wartawan foto KOMPAS, fotografer)
- Goenadi Harjanto (fotografer)
- Basauli Umar Lubis (arsitek)
• Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
• Pemenang akan diberitahukan via e-mail atau telepon
• 30 karya terbaik akan dipamerkan pada
tanggal 27 April 2007 di Cihampelas Walk Bandung,
tanggal 28 April 2007 di Campus Center ITB, dan
tanggal 29 April 2007 di Galeri Arsitektur ITB
Hadiah :
Juara 1 Rp. 1.500.000,- + tiket GIA PP Jakarta-Hongkong + Merchandise
Juara 2 Rp. 1.250.000,- + tiket GIA PP Jakarta-Batam + Merchandise
Juara 3 Rp. 1.000.000,- + Merchandise
Juara Harapan I Rp. 300.000,- + Merchandise
Juara Harapan II Rp. 200.000,- + Merchandise
Contact Person :
Luna 08122486085
Sekretariat Panitia
IMA-G
Gedung Labtek IXB ITB
Jl. Ganesa no. 10 Bandung
Rekening panitia
0070209615
a.n. CITA QQ LUSTRUM XI IMA-G
Bank Syariah Mandiri cab. 007 Bandung Utama
penjelasan tambahan:
penjelasan tema
Lifestyle
Dewasa ini lifestyle atau gaya hidup telah menjadi isu hangat di masyarakat. Lifestyle secara harfiah dapat diartikan sebagai cara hidup orang atau sebagian orang yang memiliki karakteristik yang khas. Berbeda tempat maka akan berbeda pula cara hidupnya. Implementasi lifestyle dapat dilihat pada, gaya bicara, cara makan, cara bersosialisasi, fashion, dan arsitektur.
Architecture
Arsitektur memiliki makna yang luas. Arsitektur bukan hanya bangunan, namun secara luas mencakup merancang keseluruhan lingkungan binaan baik selevel makro yaitu kawasan maupun mikro yaitu detail bangunan. Karena perancangan suatu lingkungan binaan mencakup berbagai aspek dan kepentingan, maka ilmu arsitektur pun berkembang sangat luas. Sebuah arsitektur harus dapat menyelesaikan masalah secara kontekstual melalui desain. Arsitektur yang baik adalah arsitektur yang mengerti dan mengakomodasi manusia. Oleh karena itu, Arsitektur merupakan suatu bidang yang pada perkembangannya sangat dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup manusia.
Gaya Hidup dan Arsitektur
Seperti yang diungkapkan di atas, gaya hidup dapat mempengaruhi bentuk arsitektur , namun sebuah desain arsitektur pun dapat membentuk atau mengembangkan gaya hidup tertentu. Sebagai contoh, cafe maupun plaza menjadi salah satu bentuk arsitektur yang berangkat dari gaya hidup nongkrong pada masa kini. Beberapa bentuk arsitektur lainnya mulai mengembangkan konsep ruang publik yang dapat mendorong gaya hidup nongkrong dan bersosialisasi semakin berkembang. Selain yang telah disebutkan masih banyak contoh arsitektur lain yang memperlihatkan keterkaitannya dengan gaya hidup.